Kerikil Kehidupan V

***

Pond berdiri di depan pintu masuk dorm sambil senyam senyum mengingat apa yang baru saja dia dan Phuwin lakukan di dalam kamar (bukan yang itu >////<)

~ 5 menit yang lalu ~

„aaaah, aaah… gak gitu juga kale !! kasar amat bang!!“ teriak Pond kesakitan saat Phuwin menindih memarnya

„ya maaf, ini kan gak di tekan tekan amat juga“ balas Phuwin sambil memaktrekan tindihan kompres ke tangannya sendiri

„ya emang gak sakit di elu, gue kan yang memar memar disini!!“ balas Pond sambil menunjuk-nunju wajahnya

„gak MEMAR-MEMAR juga kale, satu aja memarnya“

„biarin, kan sakit!!“  ujar Pond manja sambil membuat duck face

„entar bibir lo gue gunting !! stop di monyongin !!!“

„ttccckk“ balas Pond kesal

Mereka berdua terdiam sebentar dan Phuwin menghela napas panjang

„sakit banget ya?!“ tanya Phuwin dengan nada sedih sambil menatap Pond

„gak, gue becanda doang. Memar iya, tapi sakit gak. Gak terlalu sakit“  jawab Pond sambil perlahan menekan memarnya sendiri

„maaf ya, Pond“ nada permintaan maaf yang betul betul terdengar tulus ini membuat Pond tersenyum dan menaruh tangannya di atas kepala Phuwin

„udah, berhenti maaf maafnya !!“ ungkap Pond sambil tersenyum yang membuat Phuwin juga ikut tersenyum.

„kapan saja lo butuh apa apa, gue siap 24 jam, gue bakal datang dalam sedetik“ tambah Pond.

“kecepetan itu !! emang lo clark kent !! superman?!” ujar Phuwin tertawa

“kalo gitu semenit, semenit gue bakal datang”

Phuwin hanya menatap aneh Pond dan berusaha menahan tawanya

“iya deh, iya. . . se-beberapa menit” jawab Pond sinis

„lo lebay amat deh, pake istilah 24 jam, dalam semenit,, sdetik. udah kayak call center aja“ balas Phuwin

„mau sampe kapan tangan lo dikepala gue?!! tanya Phuwin sambil mengganggukan kepalanya

„Sorry sorry, makanya mukanya jangan diimut imutin, gemes tau“ ucap Pond sebelum mengacak-acak rambut Phuwin

„njirrr, lo !!!! RAMBUT GUE !!!“ teriak Phuwin

„udah, lo sekarang balik ke rumah lo, udah tengah malam ini“ Phuwin berdiri dari kursi dan memberikan Pond helmnya.

„iya iya, gue balik. Tapi ingat ya. Kapan aja lo butuh, gue siap!“

„iya, bawel !!“ kata Phuwin sebelum menutup pintu kamarnya

~ ~ ~

Ingatan Pond ini membuat dia tersenyum sebelum akhirnya sadar kalau dia lupa mengambil jaketnya yang dia gantung di sandaran kursi.

„mau balik lagi ke kamar dia, tapi udah larut banget. Biar aja jadi alasan buat ke dia lagi“ kata Pond dalam hati sebelum dikagetkan oleh teriakan Neo

 „SUL . . . TANNN !!!“ teriak Neo

„oh my god, Neo. Lo mabuk ?! bau banget njirr“ kata Pond sambil menutup hidungnya

„biasalah lah.. hari terakhir ospek!!“

„lah bukanya besok?!!“

„gak, jurusan gue malam ini terakhir. Makanya gue minum kan besok gak harus bangun pagi!!!“ balas Neo sambil cengar cengir berusaha berdiri tegak

„btw, lo ngapain disini malem-malem ?!“ tambah Neo

„ah, gue barusan nganterin Phuwin balik“

„lah, ngapain ?! emang dia dari mana?!“

„dari taman frie-“ belum juga selesai dengan kata katanya Pond sudah dipotong dengan teriakan Neo yang ke dua kalinya

„MUKA LO KENAPA, SULTAN!!!??“

„ya elah, biasa aja!! Gak usah pake kuah!!“

„seriusan, kenapa njir!! Siapa yang nonjok lo !! biar gue hajar!!, oh no my babyyyy!!“ kata Neo dengan nada tangisan sambil memeluk Pond yang hanya bisa tertawa melihat si mabuk Neo

„Phuwin“ jawab Pond

„eeeh?!“

„iya Phuwin, tadi pas gue jemput di taman Frieden“ tambah Pond

„ANJIRRR!!“ Neo melepaskan pelukannya dan dengan segera mengecek hp-nya, terlihat ada sebelas pangilan tak terjawab dari Phuwin 2 jam yang lalu

„Phuwin sekarang dimana?!! Dia gak papa?? Dimana lo jemput dia?? Si anjing itu emang gak kapok ya“ Neo melontakan banyak pertanyaan yang sontak juga membuat Pond terkejut

„si anjing?!“ tanya Pond kuatir

„iya, stalker dia!! Udah hampir sebulan, njirr!! Udah pernah di tangkep cuma dilepas ama polisi karna gak ada tindak kekerasaan!! Sering banget dia ke cafe trus duduk ber jam jam nungguin Phuwin. Babi betul. Sayangnya ada undang undang kalo gak udah gue bunuh tuh si bangke!!“ ujar Neo panjang lebar

Pond hanya bisa terdiam mendengar semuanya itu

„njirr, gue ngerasa berdosa banget !! kenapa gue mabuk dan gak liat hp gue njirr“ tambah Neo

„jadi tadi dia di kejar!“ kata Pond dalam hatinya yang masih tidak percaya mendengar semuanya itu

„AAAH“ teriak Neo

„anggap aja lo gak dengar apa yang gue bilang tadi!!“ kata Neo

„kenapa?!! Ini kan kasus kriminal!!“

„Phuwin gak mau orang lain tau!!“

„orang lain?!!“

„iya, lo !! orang lain“

„kan gue udah temenan sama Phuwin juga“

„gak, belum. Lo masih stranger buat dia“ kata Neo

„tapi lo udah jadi teman gue. sabar aja, emang Phuwin gak seganteng gue, eh maksudnya secepat gue berteman dengan orang baru apalagi orang kaya“ tambah Neo menepuk pundak Pond

„gue seriusan, bingung dengan hubungan uang orang tua gue sama gue mau berteman dengan Phuwin. Emang urusannya apa!!!“  tanya Pond dengan nada kesal. Karena sudah sering orang orang mengatakan hal yang sama

„yang jelas, itu bukan cerita gue untuk di kasih tau ke lo“  balas Neo sambil menepuk pundak Pond.

„ya udah, gue ke atas dulu. Lo juga cepetan baliknya udah tengah malam nih“  ujar Neo sebelum meninggalkan Pond di teras pintu masuk dorm

***

***

 Mengingat kembali wajah Phuwin yang terlihat ketakutan tapi tidak mau menceritakan kejadian di taman Frieden membuat Pond yang berbaring di atas kasurnya itu tidak bisa tidur.

„kalau aja gue lebih cepat, pasti bakalan ketemu sama stalkernya Phuwin“ pikirnya dalam hati

„bentar deh, emang dia kerjanya di cafe mana ?!!“  Pond segera mengambil hp-nya

„iya, iya !! makasih NEO“ kata Pond mendikte ucapan ini untuk dikirim ke Neo.
“soalnya kalo gue nanya langsung ke Phuwin entar dia gak mau jawab” tambahnya dalam hati

~ ~

Pond berusaha untuk tidur tapi tidak bisa karena kata kata Neo tentang stalker Phuwin masih terngiang di benaknya. Dia kembali lagi memegang hp-nya untuk mengirim pesan.

„biar lo gak bales. Yang penting gue mau lo tau. Kalo gue akan selalu ada buat lo“  kata Pond sambil memandang hp-nya. „good night, win“  tambah Pond sebelum akhirnya tidur.

~ paginya ~

*TOK . . !! TOK . .!! TOK . .!!!*  suara ketukan, seperti orang mau mendobrak pintu kamar Phuwin.

„njir, siapa sih. Gue baru aja selesai mandi!!“ ujar Phuwin sambil berjalan menuju pintu kamarnya untuk membukakan pintu

***

***

next chapter : Kerikil Kehidupan VI

36 thoughts on “Kerikil Kehidupan V”

  1. The registration process was a breeze and I was playing in minutes. It’s a very user-friendly platform. Check out phctaya for some great action.

  2. Really impressed with the payout speed here. It is definitely one of the most reliable platforms I have used lately. Highly recommend bdtakbat to everyone.

  3. Really glad I stumbled upon this platform. The user interface is clean and it doesn’t lag even during peak hours. Great job on the optimization of phta903.

  4. I’ve been playing here for a while now and the interface is super smooth. Definitely one of the best spots for gaming. Check out inyk777 for a great experience!

  5. I’ve been looking for a stable platform and this one really delivers. The interface is smooth and the payouts are fast. Definitely check out winpkr2 if you want a reliable experience.

  6. The dynamic interplay of playful banter and deep commitment really captures the essence of reliable support. In any service-be it emotional connection or digital entertainment-consistency is paramount. It’s a reminder that true quality, whether in relationships or in a reliable platform like 26jl game, makes all the difference. 26jl game

  7. Bangkok nights just got way more exciting after I started using thbetflixslot. The interface is super clean and I love how fast the bonus credits arrive in my account. Highly recommend for anyone chasing big multipliers. thbetflixslot

  8. The structure of these platforms, like the one at vs bet, demands a mathematical approach. Don’t just chase the thrill; analyze the house edge and volatility. Consistency beats hype every time.

  9. Just found this Playtime Casino APK for mobile slots and fishing games; the ₱10k welcome bonus looks huge! Check playtime casino apk slot to claim rewards today. Great app for Filipino players seeking premium entertainment directly on smartphones without hassle.

  10. Interesting read! The Philippine online casino scene is definitely heating up. Registration processes seem streamlined, like with ppgamingpro apk – easy access is key for a good experience, right? Solid overview!

  11. Analyzing the mechanics here suggests a fascinating blend of historical context and modern probability. For deeper insights into these classical systems, check out ph jl4 download apk. The underlying math is key!

  12. Fascinating look at gambling’s roots! It’s amazing how quickly things evolve – now we have platforms like jl29 club offering everything from slots to sports! Responsible gaming is key, though – a good reminder in any era.

  13. Admittedly skeptical until I found kkkph. Their GCash integration and instant withdrawals finally convinced me this Philippine gaming site delivers on its promise of real winning moments without the usual delays.

  14. Roulette’s allure is fascinating – the probabilities are deceptively simple, yet endlessly complex! Seeing platforms like jlboss com offer diverse games is cool; variety is the spice of life, even in gaming! It’s great to see easy registration options too.

  15. That’s a solid point about disciplined play being key – it really resonated with the 49jili approach to gaming! Secure access & verification are smart moves, ensuring a fair arena. Check out 49jili legit for a high-octane experience!

  16. That’s a great point about adapting to different table dynamics! Reminds me of how Sprunki Incredibox lets you remix & build – so much creative freedom! It’s surprisingly engaging to experiment with sound layers. Solid analysis!

Leave a Reply